Apa itu Etika Bisnis? Ketahui Prinsip dan Manfaatnya!

Dalam dunia bisnis, etika adalah hal penting yang sangat diperlukan untuk membantu mengelola serta menjalankannya. Sebagai makhluk sosial, tentunya kita tidak bisa hidup sendiri dan perlu menjalin hubungan dengan sesama. Untuk menjalin hubungan tersebut ada nilai yang tergabung dan tata cara hidup dalam lingkungan bermasyarakat atau biasa disebut dengan etika. Etika yang baik tentunya akan membantu Anda dalam mengembangkan bisnis dengan lebih mudah. Sebenarnya, apa sih etika bisnis itu? Seberapa pentingnyakah etika bisnis ini? Perlukah kita menerapkannya? Jangan skip artikel ini, yuk kita bahas ulasannya di bawah ini!

Pengertian Etika Bisnis

Etika bisnis adalah cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan masyarakat. Etika bisnis memiliki peranan penting karena dapat membentuk nilai, normal, serta perilaku karyawan dan pimpinan guna membangun hubungan adil dan sehat dengan mitra kerja, pemegang saham, atau masyarakat.

Etika bisnis adalah aturan yang tidak tertulis soal cara menjalankannya dengan adil dan sudah sesuai dengan hukum yang diberlakukan negara, serta tidak tergantung pada kedudukan individu atau perusahaannya di dalam masyarakat. Etika bisnis bisa menjadi standar serta pedoman bagi setiap karyawan termasuk manajemen dan dijadikan sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan landasan kejujuran, moral luhur, transparansi, serta sikap profesional.  

Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli 

Etika adalah sebuah kata yang berarti ethos (berasal dari Bahasa Yunani). Etika memiliki kaitan dengan sistem nilai tentang bagaimana manusia hidup yang akan terwujud dalam pola perilaku dan dilakukan secara berulang. Berikut ini ada beberapa ahli yang mengutarakan pendapatnya mengenai pengertian etika bisnis. 

a. Steade Et Al

Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.

b. Velasques

Studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.

c. Hill dan Jones

Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.

d. Yosephus

Etika Bisnis secara hakiki merupakan Applied Ethics (etika terapan). Di sini, etika bisnis merupakan wilayah penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak manusia di bidang ekonomi, khususnya bisnis. Jadi, secara hakiki sasaran etika bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang berkegiatan ekonomi

e. Brown dan Petrello

Brown dan Petrello menyatakan bahwa Bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh.

f. Bertens

Etika bisnis bahkan lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.

f. Muslich (2004:9)

Etika bisnis adalah suatu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal 

g. Sumarni (1998:21)

Etika bisnis ini terkait dengan masalah penilaian terhadap kegiatan dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha 

Prinsip Penting Etika Bisnis

Bertens (2013:25) mengemukakan bahwa bisnis yang beretika ini perlu dipandang dari tiga sudut pandang, yaitu:

  • Sudut pandang ekonomi
    Bisnis yang baik akan menghasilkan keuntungan tanpa merugikan orang lain.
  • Sudut pandang hukum
    Bisnis yang baik tidak melanggar aturan-aturan hukum yang berlaku dan telah ditetapkan.
  • Sudut pandang moral
    Bisnis yang baik tentunya sesuai dengan ukuran-ukuran moralitas. 

Sementara itu, ada lima prinsip yang dapat dijadikan sebagai pedoman perilaku untuk menjalankan bisnis etika tersebut. Hal ini dikemukakan oleh Sonny Keraf (1998), yaitu:

  • Prinsip Kejujuran
    Prinsip kejujuran menanamkan sikap bahwa sesuatu yang dipikirkan berarti sesuaut yang dikatakan, sementara apa yang dikatakan adalah sesuatu yang dikerjakan. Prinsip ini mengedepankan kepatuhan dalam melaksanakan komitmen serta perjanjian yang sudah disepakati.
  • Prinsip Otonomi
    Prinsip otonomi memegang teguh kemandirian, tanggung jawab, dan kebebasan. Hal ini berarti bahwa orang yang mandiri adalah orang yang mampu memutuskan dan melakukan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri berdasarkan dengan apa yang diyakini dan bebas dari hasutan, tekanan, serta ketergantungan.Prinsip Saling Menguntungkan
    Prinsip ini menanamkan kesadaran jika dalam menjalankan bisnis memerlukan win-win solution, di mana setiap keputusan dan tindakan bisnis yang dilakukan harus diusahakan supaya semua pihak merasa diuntungkan.
  • Prinsip Keadilan
    Dalam prinsip ini tertanam sikap untuk memperlakukan semua pihak dengan adil, yakni tidak membedakan siapa pun dari berbagai aspek.
  • Prinsip Integritas Moral
    Prinsip integritas moral adalah prinsip teguh untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan dan tindakan bisnis yang diambil. Prinsip ini dilandasi oleh kesadaran bahwa setiap orang harus dihormati, baik harkat dan martabatnya.

3 Prinsip Umum dalam Etika Bisnis

Dalam praktiknya, ada tiga prinsip umum dalam etika bisnis yang tentunya akan memudahkan Anda dalam mengimplementasikannya. 

a. Adanya rasa saling percaya satu sama lain 

Rasa saling percaya satu sama lain tentunya akan membantu implementasi etika bisnis yang baik melalui sikap saling mematuhi perjanjian dan aturan yang sudah disepakati sebelumnya.

b. Rasa Tanggung Jawab

Prinsip umum yang penting dalam etika bisns adalah tanggung jawab. Maksud dari tanggung jawab di sini adalah komitmen perusahaan untuk menciptakan kemakmuran yang tidak terbatas hanya pada pemegang saham, tapi juga pemangku kebijakan serta lingkungan operasional perusahaan. 

c. Menghargai Lingkungan 

Prinsip yang tidak kalah penting adalah selalu menghargai lingkungan tempat tinggal Anda. Setiap perusahaan harus mampu menjaga, mengelola, serta memanfaatkan sumber daya alam dengan efisien demi kelangsungan kelestarian alam serta lingkungan. 

Manfaat Penerapan Etika Bisnis

Tahukah Anda bahwa mempraktikkan etika bisnis dalam perusahaan tentunya akan memberikan berbagai manfaat. Apa sajakah?

a. Manajemen yang Efektif 

Salah satu manfaat yang didapatkan dengan menerapkan etika bisnis adalah manajemen yang lebih efektif. Etika ini akan memberikan dampak positif karena adanya kepatuhan terhadap aturan yang diberlakukan. 

b. Kepatuhan 

Manfaat yang tidak kalah penting dalam pengimplementasian etika bisnis adalah meningkatnya kepatuhan terhadap aturan yang diberlakukan dalam perusahaan. 

c. Peningkatan Reputasi

Terakhir, manfaat dari etika bisnis adalah meningkatnya reputasi perusahaan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya suasana integeritas di dalam suatu perusahaan.

Nah, itu dia ulasan mengenai etika bisnis dari sisi pengertian, prinsip, dan manfaatnya. Perlu diingat bahwa etika bisnis memiliki peranan penting untuk kelancaran usaha yang dijalankan oleh suatu perusahaan. Jalinlah hubungan yang baik dengan mitra kerja Anda agar bisnis pun berjalan dengan baik. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *